5 Hal agar Informasi Benar Komunikasi Lancar
"Langkah awal cukup baik dengan visi informasi benar dan lancar, hanya saja
memfasilitasi ini tidak sederhana. Di sini menyangkut konten, layanan dan
infrastruktur," urai Suhono Harso Supangkat, Guru Besar TI Institut Teknologi
Bandung (ITB) kepada detikINET, Selasa (26/10/2010).
Menurut Suhono, ada lima hal yang perlu segera dibenahi agar visi misi itu tercapai. Pertama, pemerintah di tahap awal sudah bergerak cepat dengan melakukan tender internet kecamatan maupun melengkapi kekurangan USO (Universal Service Obligation).
"Hanya saja di sisi pelaksanaannya kelihatanya masih perlu disempurnakan secara komprehensif dengan melibatkan stakeholder lainnya. Karena ini adalah membangun komunitas," jelasnya.
Kedua, pengembangan infrastruktur di backbone maupun akses sudah ada upaya. "Tetapi masih perlu konsisten dan berani. Termasuk upaya meningkatkan lokal konten," imbau Suhono.
Ketiga, migrasi digital broadcasting. "Di awal cukup kencang, tapi kelihatannya masih banyak kendala, jadi belum terasakan," demikian menurut Guru Besar ITB.
Keempat, regulasi konten yang cukup menghangat, baik dalam pembuatan RPP (Rancangan Peraturan Pemerintah) maupun melakukan filter pornografi atau kekerasan. "Namun ini pun tidak mudah dilaksanakan."
Terakhir, pemerintah dalam hal memfasilitasi layanan e-government dan e-bisnis, masih belum terasakan secara nasional, sehingga hanya sporadis. Menurut Suhono, sebetulnya ini adalah fungsi dari Detiknas (Dewan TIK Nasional), karena multisektor. "Mestinya, Menkominfo bisa jadi CIO Nasional," kata dia.
Di sebuah perusahaan enterprise, CIO atau Chief Information Officer merupakan sosok orang yang paling bertanggung jawab atas keberlangsungan teknologi informasi komunikasi dalam mendukung dan memajukan kinerja perusahaan.
Begitu pun sebagai CIO nasional, tujuannya jelas untuk memajukan Indonesia lewat dukungan ICT. Menurut Suhono, hal itu seharusnya diemban Tifatul. Sebab, posisi Menkominfo sangat memungkinkan untuk itu selaku Ketua Pelaksana Harian di Detiknas.